Pemanfaatan Ruangan pada Rumah Tipe Kecil

Main Posts Background Image

Main Posts Background Image Desain Interior Rumah Huni Anda

Sabtu, 15 September 2018

Pemanfaatan Ruangan pada Rumah Tipe Kecil

Rumah tipe kecil



Belakangan ini, harga tanah dan rumah yang kian melambung membuat masyarakat sulit untuk mencari rumah dengan harga terjangkau. Akibatnya, masyarakat kemudian memilih untuk membeli rumah tipe kecil seperti rumah tipe 21/24 atau rumah tipe 36 dengan luas lahan yang terbatas.
Untuk mengakali keterbatasan lahan tersebut, diperlukan pemanfaatan ruangan yang tepat.
Dengan pemanfaatan ruangan yang tepat, rumah tipe kecil pun bisa terasa lapang dan tidak penuh sesak. Keluarga pun dapat beraktivitas dengan nyaman tanpa terganggu dengan barang-barang yang memenuhi ruangan.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemanfaatan ruangan bagi rumah tipe kecil.

Memanfaatkan area yang ada dengan maksimal

Rumah bertipe kecil seperti rumah tipe 21/24 atau rumah tipe 36 hanya memiliki luas lahan 21 - 36 meter persegi. Oleh karena itu, pemanfaatan ruangan yang ada pun harus dicermati sampai ke skala terkecil.
Sebisa mungkin, jangan sampai ada area kosong yang terbuang sia-sia.
Bagian-bagian yang biasanya dibiarkan kosong seperti bagian atas lemari dapur, bagian bawah tempat tidur dan sebagainya dapat dialihfungsikan menjadi tempat penyimpanan. Dengan begitu, ruang penyimpanan yang bisa digunakan pun bertambah tanpa perlu memakan area tambahan untuk meletakkan rak atau lemari.
lemari dapur
Lemari dapur yang menyentuh langit-langit.

Bagian atas lemari dapur adalah salah satu area yang dapat diakali sehingga pemanfaatan ruangan yang ada menjadi maksimal. Dengan meninggikan lemari dapur sampai langit-langit, area untuk penyimpanan menjadi bertambah.
Nilai lebihnya, area yang sering dihinggapi debu pun berkurang.
Lemari dapur dengan tinggi ‘nanggung’ akan menyebabkan debu mudah bersarang di atasnya, sehingga harus sering-sering dibersihkan. Tanpa debu di dapur, rumah akan menjadi lebih sehat dan lebih nyaman untuk ditinggali.
tempat tidur berlaci
Tempat tidur dengan laci di bawahnya.

Bagian bawah tempat tidur juga merupakan salah satu area yang sering dibiarkan kosong. Padahal, bagian bawah tempat tidur memiliki area yang cukup luas untuk dapat digunakan. Dengan menaruh laci di bawah tempat tidur, pemanfaatan ruangan pun dapat dioptimalkan.
Laci-laci tersebut dapat digunakan untuk menyimpan seprai, sarung bantal, bahkan sampai bantal dan guling cadangan.
Apabila tempat tidur yang dimiliki bukanlah tempat tidur yang memiliki laci, hal tersebut dapat diakali dengan menaruh kotak-kotak yang tingginya tidak lebih dari tinggi kolong tempat tidur. Sebaiknya kotak-kotak tersebut memiliki tutup, untuk mengantisipasi debu yang sering berkumpul di area tersebut.
rak dinding
Rak dinding untuk mengisi area dinding yang kosong.

Dengan lahan yang terbatas, area-area dinding yang kosong dan tidak tertutupi oleh perabot yang lain dapat digunakan menjadi tempat penyimpanan. Alih-alih rak buku yang memakan ruangan, penggunaan rak buku yang menggantung di dinding dapat menjadi alternatif. Tidak hanya untuk buku, rak di dinding juga dapat digunakan untuk menyimpan barang-barang lainnya, seperti obat-obatan, kosmetik atau barang-barang yang harus dijauhkan dari jangkauan anak-anak.
lemari bawah tangga
Tangga dengan laci-laci di bawahnya.

Apabila rumah yang dimiliki adalah rumah 2 lantai, biasanya area di bagian bawah tangga sering dibiarkan kosong atau ditutup dengan dinding. Sebenarnya, area tersebut dapat dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan. Cukup membuat lemari dengan ukuran yang pas dengan area yang kosong, tempat penyimpanan ekstra sudah bisa didapatkan.

Menggunakan perabot yang multifungsi

Mengingat luas ruangan rumah tipe 21/24 atau rumah tipe 36 yang terbatas, salah satu pemanfaatan ruangan yang dapat dilakukan adalah menggunakan perabot multifungsi. Dengan perabot-perabot multifungsi seperti sofabed dan sebagainya, ruangan yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa membuat rumah menjadi penuh sesak dengan perabot.
sofabed
Sofa yang dapat diubah menjadi tempat tidur.

Mungkin sofabed adalah perabot multifungsi yang paling familiar bagi masyarakat. Bukan hal yang unik lagi apabila menemukan sofa yang dapat beralihfungsi menjadi tempat tidur apabila senderannya diturunkan atau kakinya dipanjangkan.
Dengan sofabed, ruang tamu pun dapat menjadi kamar tidur dadakan apabila ada kerabat atau teman yang sedang menginap.
Bahkan tempat tidurnya pun dapat digunakan untuk sekedar berbaring sambil menonton televisi dengan keluarga. Jika sedang tidak dipakai untuk tidur, sofabed dapat kembali dilipat menjadi sofa untuk menghemat ruangan.
meja kopi multifungsi
Meja kopi dengan bayak laci.

Setiap ruang tamu tentunya membutuhkan meja kopi sebagai tempat meletakkan hidangan bagi tamu yang sedang berkunjung. Akan tetapi, alih-alih menggunakan meja kopi biasa, meja kopi yang dilengkapi banyak laci di atas lebih fungsional. Ketika laci-lacinya ditutup, meja kopi tersebut masih dapat digunakan selayaknya meja kopi biasa. Namun, laci-lacinya dapat digunakan untuk menyimpan barang-barang kecil yang mudah hilang.
meja kursi multifungsi
Meja dan kursi yang bisa disimpan di dalam rak.

Sekilas, meja yang dilengkapi dengan empat kursi dan rak putih ini terlihat seperti meja anak-anak biasa. Akan tetapi, sebenarnya fungsi meja dan kursi ini bukan sekedar itu.
Jika sedang tidak digunakan, meja dan keempat kursinya tersebut bisa disimpan di dalam rak.
Pemanfaatan ruangan yang ada pun menjadi lebih maksimal, karena area yang sebelumnya dipakai untuk meja dan kursi bisa digunakan untuk keperluan lain. Ruangan yang tidak disesaki perabot juga membuat rumah terasa lebih luas.

Menghilangkan sekat ruang

ruang tanpa sekat
Ruang tengah yang tidak bersekat.

Dengan luas rumah bertipe kecil seperti rumah tipe 21/24 atau rumah tipe 36 yang tidak seberapa, masalah yang paling umum ditemukan adalah perasaan bahwa rumah yang ditempati sempit dan penuh sesak. Tentunya hal tersebut ada benarnya juga, karena seperti yang telah disebutkan dalam artikel 7 Macam Tipe Rumah di Indonesia, luas tanah rumah tipe 21/24 dan rumah tipe 36 hanyalah 21 - 36 meter persegi. Bagaimana solusinya?
Sekat ruangan yang dihilangkan bisa membuat ruangan terasa lebih luas.
Umumnya, rumah tipe 21/24 dan rumah tipe 36 memiliki ruang tamu, ruang makan dan dapur yang sejajar. Sekat di bagian itu lah yang bisa dihilangkan agar ruangan terasa lebih luas. Dengan begitu, masalah pun dapat teratasi tanpa perlu membeli rumah baru.

Rumah berukuran kecil bukanlah rintangan untuk mewujudkan rumah yang indah dan nyaman untuk ditinggali. Dengan sedikit sentuhan di beberapa tempat, rumah yang sebelumnya terlihat kosong dan membosankan pun bisa menjadi ceria dan penuh warna.

Semoga kami dapat selalu menghadirkan artikel yang bisa membantu untuk menambah dan memahami ilmu baru, serta dapat membantu menemukan solusi terbaik untuk masalah yang ada. Selamat berkreasi!! ▪ NHF

Tidak ada komentar

Posting Komentar

Error 404

The page you were looking for, could not be found. You may have typed the address incorrectly or you may have used an outdated link.

Go to Homepage