5 Bahan yang Harus Diperhatikan Untuk Membuat Dapur Menjadi Lebih Kece

Main Posts Background Image

Main Posts Background Image Desain Interior Rumah Huni Anda

Sabtu, 22 September 2018

5 Bahan yang Harus Diperhatikan Untuk Membuat Dapur Menjadi Lebih Kece

dapur minimalis untuk tipe rumah kecil
Sumber : Inspirasi.co

Dapur di zaman sekarang tidak hanya sekedar menjadi tempat untuk memasak dan menyiapkan makanan saja. Dapur berkembang menjadi sebuah bagian penting dalam suatu rumah. Dapur seringkali menjadi tempat sebuah keluarga berkumpul. Oleh sebab itu, bisa dibilang bahwa dapur menjadi “Ruang keluarga” kedua.

Dalam beberapa rumah, dapur langsung terhubung dengan ruang makan. Itulah sebabnya dapur dalam rumah kita harus di desain dengan menarik, unik, dan nyaman pastinya.

Ada sebuah survey yang dilakukan oleh American Institute of Architects (AIA), Washington DC pada tahun 2006, yang menyatakan bahwa

“Dalam pembangunan rumah, permintaan untuk mendesain dapur meningkat sebanyak 25%. Dan sebanyak 41% menginginkan dapurnya diperluas dan semakin terintegrasi dengan ruangan lainnya, seperti : Ruang duduk, ruang kerja, ruang keluarga, dan umumnya membuat dapur menjadi semakin mudah diakses dari semua ruang di rumah. Dan angkanya selalu bertambah setiap tahunnya.”

Dikutip dari housingzone.com bahwa ada 5 bahan yang menjadi perhatian dan menjadi tren untuk pembuatan dapur, yaitu : Elemen kayu, warna yang gelap, backsplash dengan kaca dan bata putih, lampu LED, kran pull-out. Dalam artikel ini, kami akan membahas satu persatu dan bagaimana aplikasinya sesuai dengan gaya dapur dan rumah.

Dapur Natural dengan Tambahan Elemen Kayu


dapur rumah bergaya tradisional
Sumber : apcconcept.com

Penambahan elemen kayu dalam desain interior dapur memiliki kesan tersendiri. Kayu dapat memberikan kesan alami dalam dapur kita. Elemen kayu juga berfungsi sebagai pemanis ruangan, biasanya disisipkan sebagai pot tanaman hias, lampu gantung, tempat penyimpanan barang, dan lain sebagainya.

Dapur rumah bertema pedesaan, victorian, dan rustic bisa didapat dengan memberikan elemen kayu yang dipadukan dengan batu-batuan. Kita bisa juga menambah tanaman-tanaman gantung di sekitar dapur. Elemen kayu juga bisa disisipkan di desain dapur modern, sebagai sebuah penyeimbang.

Elemen kayu yang biasa digunakan dalam pembuatan kitchen set adalah plywood (sering terbuat dari kayu meranti), blockboard (terbuat dari kayu sengon laut), medium density fiberboard atau MDF yang terbuat dari serbuk kayu yang dipress tekanan tinggi, high pressure laminate atau HPL yang terbuat dari resin dan decorative paper, bahkan ada yang menggunakan kayu jati.

Warna Gelap Nan Elegan


Warna gelap sering diibaratkan sebagai warna yang akan memberi kesan suram, gelap dan menakutkan. Tapi ternyata, warna gelap sering juga dianggap sebagai warna yang elegan, terutama warna hitam. Warna hitam mempunyai arti yang melambangkan keanggunan (elegance), kemakmuran (wealth) dan kecanggihan (sophisticated), juga merupakan warna yang independen.

Warna hitam bisa dipadukan dengan gaya rumah apa saja (Minimalis, Shabby, Industrial, dll), asalkan kita bisa memadukannya dengan perpaduan yang pas di dapur rumah kita. Tentunya kita akan lebih semangat lagi untuk memasak dan menyiapkan makanan. Seperti beberapa contoh perpaduan dibawah ini.

dapur rumah dengan detail warna hitam
Sumber : ilovebigelow.com

Perpaduan warna hitam dengan abu-abu dan putih, ditambah dengan lampu LED yang menerangi rak penyimpanan membuat dapur bergaya minimalis ini terkesan bersih dan elegan. Adanya jendela pada dapur memberikan pencahayaan secara maksimal pada siang hari, sehingga bisa mengurangi penggunaan lampu.

Sumber : cgnature.com

Dapur dengan gaya industrial ini didominasi dengan warna hitam. Dapur ini dilengkapi dengan meja makan mini yang terbuat dari rangka besi dan kayu. Rak penyimpanan disusun semaksimal mungkin ke bagian atas,dilengkapi juga dengan tangga yang bisa digeser sehingga mempermudah pemilik dapur saat ingin mengambil barang pada rak paling atas.

Backsplash dengan Kaca atau Bata Putih?


dapur yang memiliki backsplash kaca dengan bata putih
Sumber : rimuga.com

Apakah ada yang tahu tentang fungsi dari backsplash? Kata backsplash sendiri terdiri dari 2 kata, yaitu : back (Belakang) dan splash (cipratan). Dari namanya, bisa diartikan bahwa backsplash merupakan bagian belakang yang terkena cipratan.

Berdasarkan arti namanya, backsplash berfungsi sebagai penahan dari cipratan-cipratan masakan. Itulah sebabnya, backsplash biasanya memiliki permukaan yang licin.Tujuannya agar noda cipratan makanan atau minyak, bisa dibersihkan dengan mudah.

Bahan-bahan yang sering digunakan sebagai backsplash adalah kaca ataupun cermin. Pemakaian kaca biasanya terdapat di dapur bertema modern, yang bisa menjadi salah satu penambah kesan elegan dalam dapur. Jika memiliki space dapur yang kecil, biasanya kaca akan diganti dengan cermin, sehingga ruang dapur akan terlihat memiliki kesan yang luas.

Pada tahun ini, tren nya sedikit berganti. Tidak sedikit yang menggunakan bata putih sebagai pengganti dari kaca atau cermin. Walaupun secara fungsi sedikit berkurang, tetapi penggunaan backsplash berlatar batu bata yang di cat putih tetap dipilih karena membuat dapur terlihat lebih bersih, hangat, dan modern.

Penggunaan bata putih biasanya dipadukan dengan elemen kayu atau meja keramik. Rumah yang memiliki dapur seperti ini, cocok untuk hunian dengan gaya interior skandinavia atau rumah tradisional.

Dapur Rumah Bercahaya dengan Lampu LED


dapur rumah dengan lampu led
Sumber : google.com

Penggunaan lampu LED di dapur ditujukan untuk menambah penerangan pada bagian-bagian tertentu dari dapur, terutama pada malam hari. Penempatan lampu biasanya di antara celah yang ada di kitchen set, rak penyimpanan, dan lain sebagainya.

Lampu LED yang sering digunakan adalah yang berwarna putih dan kuning. LED putih bisa memberikan efek futuristik pada dapur, apalagi saat ini sedang banyak interior dapur yang dipadukan dengan teknologi. Banyak pengusaha perabotan rumah yang menambahkan teknologi baru dalam produknya (Smart Product)

LED Kuning memberikan kesan hangat pada dapur, terutama jika dipadukan dengan elemen kayu atau keramik (bisa juga batu marmer) berwarna putih.

Tempat Cuci Piring dengan Kran Fleksibel


Bahan terakhir yang menjadi perhatian adalah wastafel cucian piring beserta dengan kran nya. Mencuci piring atau peralatan masak merupakan suatu hal yang pasti dilakukan jika sudah selesai beraktifitas di dapur. Maka dari itu, tempat cuci piring juga menjadi perhatian, terutama kran yang digunakan.

Jika ukuran kran terlalu pendek atau terlalu panjang, cipratan air dari kran panjang akan membuat baju basah. Tentu tidak nyaman bukan? Sebab itu, banyak yang memilih untuk menggunakan kran yang fleksibel. Kran fleksibel nyaman digunakan karena bisa kita atur panjang dan pendeknya.

Sumber : (1) khalkos.com, (2) amazon.com

Kran pull-out adalah salah satunya. Kran ini berbentuk melengkung seperti huruf “U” terbalik. Selain itu, ujung kran pull-out bisa ditarik atau diarahkan sesuai dengan kebutuhan kita. Kran ini ada beberapa jenis, ada yang memiliki “per” pada seluruh bagian badannya, ada pula yang memiliki selang atau pipa tambahan dalam kran tersebut.

Model kran ini bisa cocok untuk tipe rumah apa saja dan gaya rumah apa saja. Tinggal tergantung dari pemilik rumah itu sendiri, pemilihan warna kran menjadi salah satu kunci dari kecocokan penggunaan kran tersebut.

Itulah beberapa bahan yang sering diperhatikan dan yang menjadi tren dalam pembuatan dapur rumah. Karena sekarang, dapur tidak hanya sekedar menjadi tempat untuk memasak. Marilah buat dapur kita menjadi tempat yang bersih, nyaman, dan menyenangkan untuk tempat semua anggota keluarga berkumpul. Selamat berkarya !!! ▪ AaH

Tidak ada komentar

Posting Komentar

Error 404

The page you were looking for, could not be found. You may have typed the address incorrectly or you may have used an outdated link.

Go to Homepage